Rupiah Bergerak Positif, Modal Asing Masuk Rp 2,29 Triliun pada Pekan Ketiga November

Bank Indonesia (BI) melaporkan modal asing masuk sebesar Rp 2,29 triliun pada pekan ketiga November 2025, terdiri dari beli neto Rp 3,93 triliun di pasar saham dan Rp 2,66 triliun di pasar SBN, sementara jual neto di SRBI tercatat Rp 4,30 triliun. Meski begitu, sepanjang 2025 nonresiden masih mencatat jual neto signifikan di pasar saham, SBN, dan SRBI.

Pergerakan ini berdampak pada nilai tukar rupiah yang menguat tipis, dibuka pada posisi Rp 16.725 per dolar AS. Surplus neraca transaksi berjalan Indonesia sebesar USD 4,0 miliar menjadi faktor pendukung fundamental, didorong oleh kenaikan ekspor nonmigas.

Kondisi global juga mendukung penguatan rupiah. Data ekonomi AS yang beragam menekan dolar AS, membuka ruang bagi rupiah bergerak positif. Dengan cadangan devisa tetap solid di USD 148,7 miliar, BI menilai stabilitas eksternal Indonesia cukup terjaga, meski transaksi modal masih defisit.

Investor di pasar finansial diimbau tetap memantau perkembangan kebijakan moneter global dan data ekonomi terbaru untuk memperkirakan arah pergerakan rupiah.

Dikutip dari liputan6.com

  • Related Posts

    BTN Siapkan Rp23,18 Triliun untuk Kebutuhan Uang Tunai Jelang Lebaran 2026

    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyiapkan uang tunai sebesar Rp23,18 triliun untuk memastikan kecukupan dana bagi masyarakat dan nasabah selama periode Hari Raya Idul Fitri 2026. Penyediaan dana…

    IHSG Senin Pagi Melemah 21,76 Poin

    Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi (16/3/2026) dibuka melemah 21,76 poin atau 0,30 persen ke posisi 7.115,45. Sementara itu, kelompok 45 saham…