Mataram – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat menghadiri rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLLAJ) yang diselenggarakan di kantor Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat pada hari Kamis (05/03/2026) menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antarinstansi guna meningkatkan keselamatan transportasi di wilayah NTB. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya unsur BPTD, Dinas PUPR, Satpol PP, Organda, serta Jasa Raharja NTB. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana kolaboratif dengan semangat membangun komitmen bersama demi terciptanya sistem lalu lintas yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, Jasa Raharja NTB menyampaikan paparan komprehensif terkait data santunan korban kecelakaan lalu lintas sebagai bahan evaluasi bersama. Data tersebut mencakup tren kecelakaan, kelompok usia yang rentan, hingga titik-titik rawan laka yang memerlukan perhatian khusus. Penyampaian data berbasis fakta ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, baik dari sisi pengawasan, rekayasa lalu lintas, maupun edukasi kepada masyarakat.
Rapat FKLLAJ juga membahas langkah-langkah preventif yang perlu diperkuat, termasuk peningkatan pengawasan terhadap angkutan umum, optimalisasi rambu dan marka jalan, serta perbaikan infrastruktur di lokasi rawan kecelakaan. Setiap instansi memberikan pandangan dan solusi sesuai kewenangannya, sehingga tercipta diskusi yang konstruktif dan terarah. Sinergi lintas sektor dinilai sebagai faktor kunci dalam menekan angka kecelakaan secara signifikan.
Sebagai BUMN yang memiliki mandat memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja NTB menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir dalam penyerahan santunan, tetapi juga aktif dalam upaya pencegahan. Melalui program edukasi keselamatan, kampanye tertib berlalu lintas, hingga partisipasi dalam kegiatan ramp check dan uji petik kendaraan, Jasa Raharja terus berupaya meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya.
Forum ini juga menjadi ajang evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan sebelumnya. Berbagai capaian positif dipaparkan, namun tantangan di lapangan tetap menjadi perhatian bersama. Dengan adanya evaluasi berkala melalui FKLLAJ, diharapkan setiap kebijakan dan program dapat disempurnakan secara berkelanjutan demi hasil yang lebih optimal.
Keikutsertaan aktif Jasa Raharja NTB dalam rapat FKLLAJ menunjukkan komitmen kuat perusahaan dalam mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi NTB di sektor transportasi. Kolaborasi yang terjalin bukan sekadar formalitas, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata melalui koordinasi intensif, pertukaran data, serta langkah-langkah strategis yang terintegrasi.
Melalui rapat FKLLAJ ini, seluruh pihak bersepakat untuk terus memperkuat koordinasi dan konsistensi dalam implementasi program keselamatan. Harapannya, angka kecelakaan lalu lintas di Nusa Tenggara Barat dapat ditekan secara signifikan, sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. Jasa Raharja NTB akan terus hadir, berperan aktif, dan berkolaborasi demi mewujudkan keselamatan sebagai kebutuhan dan budaya bersama di tengah masyarakat.





