Banjarbaru – Tim Pembina Samsat Banjarbaru bersama Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Banjarbaru melaksanakan kegiatan pendataan dan penagihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menunggak di wilayah Jalan Janar dan Jalan Serai, Kecamatan Banjarbaru Utara, Selasa (10/03/2026). Kegiatan ini turut melibatkan para Ketua RT setempat guna memastikan pendataan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Kolaborasi ini merupakan upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor. Melalui pendataan langsung di lapangan, petugas memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu serta dampaknya terhadap pembangunan daerah dan tertib administrasi kendaraan.
Penanggung Jawab Samsat Banjarbaru, Riza Lazuardi, menyampaikan bahwa keterlibatan Ketua RT sangat membantu dalam proses identifikasi kendaraan yang masih memiliki tunggakan pajak. “Dengan dukungan para Ketua RT, pendataan dapat dilakukan lebih akurat sehingga masyarakat yang memiliki kewajiban pajak kendaraan dapat segera diingatkan untuk melakukan pembayaran,” ungkap Riza Lazuardi.
Dalam kegiatan tersebut, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Selatan juga turut mengambil peran sebagai bagian dari Tim Pembina Samsat dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait fungsi dan manfaat pembayaran SWDKLLJ sebagai bentuk perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi kendaraan sekaligus memahami pentingnya perlindungan bagi pengguna jalan.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalimantan Selatan, Abdillah, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. “Jasa Raharja sebagai bagian dari Tim Pembina Samsat berkomitmen mendukung berbagai upaya peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Melalui kegiatan kolaboratif seperti ini, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga tertib administrasi kendaraan dan perlindungan bagi pengguna jalan dapat terwujud,” ungkap Abdillah.





