Prabowo Subianto menyiapkan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk memperbaiki 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa guna meningkatkan keselamatan transportasi publik.
Langkah tersebut diambil menyusul masih banyaknya perlintasan tanpa penjagaan yang rawan kecelakaan, serta kondisi infrastruktur lama yang belum tertangani secara menyeluruh sejak puluhan tahun lalu.
Presiden menginstruksikan penanganan dilakukan melalui dua skema, yakni pembangunan pos jaga dan pembangunan jembatan layang (flyover), dengan prioritas pada titik-titik rawan.
Untuk wilayah Bekasi, pemerintah bahkan telah menyetujui pembangunan flyover melalui bantuan presiden karena tingginya kepadatan lalu lintas dan urgensi keselamatan.
Upaya ini diharapkan mampu menuntaskan persoalan perlintasan sebidang yang telah berlangsung lama, sekaligus menekan risiko kecelakaan pada moda transportasi kereta api yang menjadi andalan masyarakat.
Dikutip dari antaranews.com








