SRAGEN – Sebagai upaya konkret dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dan memperkuat penanganan darurat di tingkat akar rumput, PT Jasa Raharja Cabang Surakarta menyelenggarakan sosialisasi Program Perangkat Desa Peduli Lalu Lintas (PDPL) serta Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, pada Selasa, 24 Februari 2026.
Garda Terdepan Keselamatan Desa Kegiatan ini diikuti oleh aparatur desa yang memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Melalui Penanggung Jawab Kantor Pelayanan Sragen, Aris, disampaikan bahwa program PDPL bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif perangkat desa agar lebih peduli terhadap pencegahan kecelakaan di wilayah masing-masing.
Selain edukasi pencegahan, para peserta juga dibekali keterampilan praktis melalui pelatihan PPGD. Keterampilan ini mencakup teknik dasar pertolongan pertama, seperti penanganan perdarahan dan evakuasi korban, agar peserta mampu memberikan respons cepat dan tepat sebelum korban mendapatkan penanganan medis lanjutan.
“Kami berharap perangkat desa dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya mengedukasi masyarakat tentang tertib berlalu lintas, tetapi juga sigap saat terjadi kondisi darurat,” ujarnya.
Komitmen Berdasarkan Amanat Undang-Undang Dalam keterangan terpisah, Kepala Cabang Jasa Raharja Surakarta, Gunawan, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan perwujudan tugas pokok Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat.
Beliau menjelaskan bahwa fungsi Jasa Raharja mencakup penanganan pra dan pasca-kejadian yang berpedoman pada dua pilar hukum utama, UU No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang. UU No. 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.
Sinergi Menuju Desa Aman Lalu Lintas Sebagai bagian dari Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL), Jasa Raharja terus berkomitmen melakukan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat sinergi keselamatan transportasi di wilayah Surakarta dan sekitarnya. Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan desa-desa di Kabupaten Sragen mampu berkontribusi nyata dalam menurunkan angka kecelakaan serta meminimalisir tingkat fatalitas korban di jalan raya.






