Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Kamis, 26 Februari 2026, tercatat naik Rp800 menjadi Rp54.950 per gram, mengikuti tren kenaikan harga emas dan perak dunia. Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya permintaan logam mulia sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik dan tekanan tarif perdagangan global.
Harga perak dunia untuk kontrak Maret terakhir mencapai USD 90,43 per ounce, sementara harga emas kontrak April naik USD 37,40 menjadi USD 5.214,50 per ounce. Investor global mempertimbangkan faktor inflasi akibat tarif impor dan risiko geopolitik, termasuk ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, sehingga mendorong posisi bullish pada perak dan emas.
Secara teknis, perak diproyeksikan berpotensi menembus level resistensi di USD 100 per ounce, sementara support kuat terlihat pada level terendah Februari di USD 71,815. Dengan kondisi ini, perak Antam tetap menjadi pilihan menarik bagi investor lokal maupun kolektor logam mulia.
Dikutip dari liputan6.com





