PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan operasional kereta cepat Whoosh tetap aman dan berjalan normal di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bandung dan sekitarnya.
Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya video viral yang memperlihatkan kereta Whoosh berhenti di kawasan Kopo. KCIC menjelaskan, penghentian sementara terjadi pada 3 April 2026 akibat adanya benda asing berupa seng yang terbawa angin kencang dan masuk ke jalur rel.
Sistem sensor yang terpasang berhasil mendeteksi gangguan tersebut sejak dini sehingga dapat segera ditangani tanpa membahayakan perjalanan. Setelah proses penanganan selesai dalam hitungan menit, kereta kembali melanjutkan perjalanan tanpa keterlambatan signifikan.
KCIC menegaskan bahwa keamanan operasional didukung sistem berlapis, mulai dari sensor deteksi benda asing, sensor cuaca, hingga sistem deteksi gempa yang terintegrasi dengan pusat kendali operasi. Selain itu, pemeriksaan jalur pascakejadian memastikan seluruh infrastruktur tetap dalam kondisi andal.
Meski cuaca ekstrem sempat terjadi, seluruh perjalanan Whoosh saat ini dipastikan berjalan normal dengan kondisi penumpang yang masih padat, terutama dari arah Bandung menuju Jakarta.
Dikutip dari RRI.co.id








