Wamensos Tegaskan Daycare Harus Masuk Sistem Perlindungan Anak

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan layanan daycare harus menjadi bagian dari sistem perlindungan anak, bukan sekadar tempat penitipan. Hal ini disampaikan dalam rapat tingkat menteri di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sebagai respons kasus kekerasan anak di Yogyakarta.

Menurutnya, diperlukan standarisasi layanan, akreditasi, serta pengawasan berkelanjutan untuk memastikan keamanan dan kualitas pengasuhan anak. Kebutuhan daycare yang terus meningkat seiring bertambahnya keluarga bekerja belum diimbangi dengan layanan yang merata dan berkualitas.

Menteri Koordinator PMK Pratikno menegaskan pemerintah telah mengambil langkah cepat, termasuk menutup daycare bermasalah dan memastikan proses hukum berjalan. Pemerintah juga memberikan pendampingan dan pemulihan trauma bagi korban serta meminta seluruh daerah melakukan evaluasi layanan daycare.

Rapat tersebut menyepakati pembentukan gugus tugas nasional untuk memperbaiki tata kelola daycare, mulai dari penguatan regulasi lintas sektor, integrasi data, hingga peningkatan pengawasan. Pemerintah juga mendorong sertifikasi tenaga pengasuh serta penguatan peran keluarga dalam perlindungan anak.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Kemensetneg Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Upacara hingga Pesta Rakyat Dibahas

    Jakarta — Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menggelar rapat pleno persiapan rangkaian Bulan Kemerdekaan menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Gedung Utama Kemensetneg, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Dalam rapat tersebut, sejumlah…

    Pemerintah Fokus Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah, Belum Ada Rencana Ganti Pejabat

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pemerintah saat ini fokus menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Pemerintah pusat juga memberikan dukungan penuh kepada…