Lembaga Manajemen Aset Negara mencatat kontribusi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp4,2 triliun sepanjang 2025, melampaui target yang telah ditetapkan sebesar Rp2,6 triliun. Dengan capaian tersebut, realisasi PNBP LMAN mencapai 158,2 persen dari target tahunan.
Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara Kristijanindyati Puspitasari menyampaikan rata-rata pertumbuhan realisasi PNBP lembaga tersebut mencapai 24,5 persen per tahun. Peningkatan ini didorong oleh strategi efisiensi biaya operasional serta optimalisasi pengelolaan aset negara secara berkelanjutan.
Kontribusi terbesar berasal dari sektor properti, dengan properti umum menyumbang Rp66 miliar dan properti kilang sebesar Rp875 miliar. Secara total, PNBP dari sektor properti mencapai Rp940,6 miliar sepanjang 2025.
Selain itu, hingga akhir 2025 LMAN telah mengoptimalisasi 168 aset atau meningkat 21,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari sisi konstruksi, sebanyak 191 aset negara telah berhasil diselesaikan, sementara layanan konsultasi mencakup 105 proyek di 17 provinsi, memperkuat peran LMAN dalam mendukung pengelolaan aset negara yang produktif dan berkelanjutan.
Dikutip dari antaranews.com








