Banjir dan longsor melanda Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa malam. Dalam peristiwa ini, satu warga dilaporkan hanyut terseret arus sebelum akhirnya berhasil ditemukan dan diselamatkan oleh warga sekitar.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bone Bolango, Achril Yoan Babyonggo, mengatakan korban bernama Wahnin Tangahu (35) sempat terbawa arus hingga ke laut saat banjir dan longsor terjadi. Korban berhasil dievakuasi warga dan langsung dilarikan ke RS Tombulilato sebelum dirujuk ke RSUD Aloe Saboe untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Kondisinya kini dilaporkan telah tertangani.
Menurut BPBD, hujan deras mulai mengguyur wilayah Kecamatan Bone sejak pukul 18.00 WITA dan sekitar pukul 22.00 WITA memicu banjir serta longsor yang merendam puluhan rumah warga. Data sementara mencatat sebanyak 35 rumah terdampak, sementara satu unit rumah mengalami rusak berat setelah terseret arus dan material longsor.
Bencana tersebut berdampak terhadap sedikitnya 35 kepala keluarga atau sekitar 105 jiwa. Pemerintah desa bersama aparat TNI, Polri, dan relawan langsung melakukan asesmen, evakuasi korban, serta membantu warga yang mengungsi di Dusun 3.
Selain proses evakuasi, warga bersama aparat juga bergotong royong membersihkan material banjir dan longsor yang menutup akses di sejumlah titik terdampak. BPBD menyebut kebutuhan mendesak saat ini meliputi makanan siap saji, bantuan material, serta alat berat untuk membersihkan material longsor.
Sementara itu, data dari Kecamatan Bone menunjukkan jumlah warga terdampak tersebar di beberapa desa, di antaranya Desa Muara Bone sebanyak 50 kepala keluarga, Desa Moodulio 97 kepala keluarga, Desa Taludaa 100 kepala keluarga, dan Desa Masiaga 10 kepala keluarga.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan longsor susulan mengingat curah hujan di wilayah Bone Bolango masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Dikutip dari antaranews.com






