Mitra FKLL Provinsi Kepri Gelar Rapat Kesiapan Operasi Seligi Patuh 2026 bentuk Kamseltibcar Lantas di Kepri

Batam – Jasa Raharja, Polda Kepri, dan Mitra Forum Keselamatan Lalu Lintas Provinsi Kepri dan Kota Batam selalu berkolaborasi dalam menekan jumlah kecelakaan yang ada, berbagai macam program keselamatan transportasi selalu dicanangkan dan digelar bersama agar terciptanya Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Wilayah Kota Batam yang terfokuskan dalam kegiatan Operasi Patuh Seligi periode 08-21 Juni 2026

Polda Kepulauan Riau berinisiasi menggelar kegiatan Kesiapan Operasi Seligi Patuh 2026di RTMC Polda Kepri untuk mengevaluasi dan menampung segala inisiasi dan tindakan perbaikan yang efektif dalam rapat FKLL (Forum Komunikasi Lalu Lintas) agar selama periode patuh seligi setiap instansi memiliki tanggung jawab dan amanah agar dapat mengurangi kecelakaan lalu lintas, pelanggaran dan fatalitas cidera.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah PT. Jasa Raharja Kepulauan Riau Ibu Rikka Inri Dalosa, S.Si, Mba, Dirlantas Polda Kepulauan Riau Diwakili Wadir Lantas Bapak Akbp Gathot Bowo Suppriyono ,S.I.K,M.S.I, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Junaidi S.E., M.H. Kepala Bapenda Provinsi Kepri dan Kota Batam H. Abdullah, S.Sos., M.H. dan Patrick Nababan, S.E., M.A.P serta jajaran pejabat dan stag mitra BPTD Kelas II Kepulauan Riau, Dinas Kesehatan Kota Batam, Badan Pengusahaan Batam, dan instansi lainnya.

Kegiatan ini berfokus pada penanganan 5 titik rawan laka jalan di Kota Batam yaitu Jl. Letjend Suprapto, Jl. Hang Tuah, Jl. Jendral Sudirman Jl. Brigjen Katamso dan Jl. Jendral Gajah Mada.

Rikka Inri Dalosa Jasa Raharja menyampaikan “5 titik jalan tersebut melewati 8 titik Kecamatan yang massive akan kendaraan dan kecelakaan yaitu Kec. Batam Kota, Kec. Lubuk Baja dan Kec. Nongsa (Jl. Jendral Sudirman dan Jl Hang Tuah), Kec. Batam Kota, Kec. Sei Beduk, Kec. Sagulung dan Kec. Batu Aji (Jl. Ahmad Yani, Jl. Letjend Suprapto dan Jl. Brigjen Katamso) dan Kec. Batam dan Kec. Sekupang (Jl. Gajah Mada)”

Akbp Gathot Bowo Suppriyono ,S.I.K,M.S.I menyampaikan ucapan terima kasih atas kolaborasi kegiatan FKLL hari ini bertujuan untuk memiliki kesatuan action plan untuk keberhasilan program keselamatan dan kepatuhan selama operasi seligi patuh selama 2 minggu kedepan mulai tanggal 08-21 Juni 2026 yang berfokus pada penurunan jumlah angka kecelakaan yang terjadi di Kepri.

Melaksanakan kegiatan Preemtif (Penyuluhan) Kepada Masyarakat tentang tertib berlalu lintas tidak hanya Sebagai formalitas tetapi lakukan secara Maksimal” ucap Rikka.

“Kita harus menetapkan titik rawan laka yang telah disajikan berdasarkan data untuk dapat memetakan prioritas penurunan jumlah kecelakaan agar efektif dan aplikatif dalam menerapkan kegiatan pencegahan yang sesuai” tambah Rikka

“Pemeriksaan kepatuhan surat berkendara menjadi salah satu hal penting yang diutamakan selama periode operasi patuh, mitra kesamsatan akan berkolaborasi melakukan razia kepatuhan pajak kendaraan dan surat penting lainnya pada kesempatan pertama”. Abdullah.

“Jasa Raharja Wilayah Kepri turut merencanakan program keselamatan transportasi seperti program PPKL (Pengajar Peduli Keselamatan Lalin), PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat), Pengobatan dan Pengecekan Kesehatan Gratis, Sosialisasi sektor wilayah dan kelompok masyarakat, safety campaign & SMS Blast black spot, kegiatan rampchek dan razia Dalrikwas serta kegiatan pencegahan dan keselamatan transportasi lainnya yang biasa dikolaborasikan dengan mitra FKLL Kepri”. Tambah Bandesa

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatnya kesadaran seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya keselamatan di jalan baik dari sisi faktor manusia dan jalan raya.

Adapun hasil kegiatan Forum Komunikasi Lalu Lintas memiliki action plan yang dapart direncanakan dan direalisasikan secara berkala di wilayah Kepulauan Riau sebagai langkah konkret menuju sistem transportasi yang lebih aman dan berkelanjutan.

Wadirlantas juga menyampaikan hal penting yang akan diutamakan selama ops patuh antara lain menindak pelanggar yang tidak mengikuti aturan dasar dalam berkendara dan kelengkapan atribut kendaraan seperti : Menggunakan helm SNI, Memakai sabuk pengaman, Membawa SIM dan STNK, Tidak menggunakan ponsel saat berkendara, Mematuhi rambu dan marka jalan, Mengutamakan keselamatan daripada kecepatan dan tidak menutupi/ informasi plat kendaraan yang berdampak pada sulitnya mekanisme penilangan ETLE.

Jasa Raharja sebagai badan usaha milik Negara yang diberikan Amanah untuk memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat korban kecelakaan lalu lintas jalan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan prima. Hal itu sebagaimana tertuang dalam Undang – Undang No. 33 dan 34 tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan Lalu Lintas Jalan, yang tak lain merupakan salah satu bentuk kehadiran Negara memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.

  • Related Posts

    Jasa Raharja Gencarkan Sosialisasi Undian Emas di CFD dan Titik Strategis untuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Taat Pajak

    Balikpapan – Jasa Raharja terus mengintensifkan sosialisasi program undian emas kepada masyarakat melalui kegiatan yang dilaksanakan di area Car Free Day (CFD), Minggu 7 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi sarana…

    Tekan Angka Kecelakaan, FLLAJ Way Kanan Bahas Rencana Intervensi di Baradatu dan Blambangan Umpu

    Way Kanan— Jasa Raharja bersama Forum Lalu Lintas dan Angkatan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Way Kanan menggelar kegiatan koordinasi strategis pada Jumat (05/06/2026). Pertemuan ini melibatkan Jasa Raharja melalui Petugas Samsat…