Said Iqbal Resmi Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Said Iqbal resmi dilantik oleh Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh dalam upacara yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/6). Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 58/P Tahun 2026.

Prosesi pelantikan berlangsung bersamaan dengan pengangkatan pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam kesempatan itu, Said Iqbal mengucapkan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan bersama para pejabat yang baru dilantik.

Penunjukan Said Iqbal menambah daftar tokoh buruh yang terlibat langsung dalam pemerintahan. Sebelum menduduki jabatan tersebut, ia dikenal sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia sekaligus Presiden Partai Buruh. Namanya telah lama dikenal sebagai salah satu tokoh yang aktif memperjuangkan hak-hak pekerja dan isu ketenagakerjaan di Indonesia.

Dengan pengalaman panjang di dunia perburuhan, Said Iqbal diharapkan dapat memberikan masukan, analisis, serta rekomendasi kebijakan kepada Presiden terkait ketenagakerjaan, perlindungan pekerja, kesejahteraan buruh, hingga hubungan industrial di Indonesia.

Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, di antaranya Gibran Rakabuming Raka, Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, Ahmad Muzani, serta jajaran menteri dan pimpinan lembaga negara lainnya.

  • Related Posts

    Kemendes Gandeng KSP, Fokus Tuntaskan Persoalan Desa 3T pada Era Prabowo

    Yandri Susanto menggandeng Kantor Staf Kepresidenan (KSP) untuk mempercepat pembangunan ribuan desa tertinggal yang tersebar di 30 kabupaten di Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung Asta Cita…

    Prabowo: Pendidikan Kunci Utama Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat meninjau program Sekolah Rakyat…