Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan dan renovasi sekitar 300 hingga 400 rumah sakit di seluruh kabupaten Indonesia dalam tiga tahun ke depan sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem layanan kesehatan nasional.
Program tersebut telah dirancang bersama Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang lebih dekat, modern, dan berkualitas. Selain pembangunan rumah sakit, pemerintah juga menyiapkan program modernisasi sekitar 10.000 puskesmas guna memperkuat layanan kesehatan dasar di berbagai daerah.
Menurut Presiden, langkah ini menjadi bagian dari transformasi kesehatan nasional agar masyarakat, khususnya yang berada di wilayah terpencil, dapat memperoleh layanan medis yang memadai tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kota besar.
Realisasi program tersebut mulai berjalan dalam dua tahun terakhir. Sepanjang 2025 pemerintah membangun 22 rumah sakit baru, sementara pada 2026 kembali menambah 22 rumah sakit lainnya. Dari program yang telah berjalan, sebanyak 20 rumah sakit tahap pertama telah selesai dibangun dan mulai beroperasi melayani masyarakat.
Pemerintah menilai pembangunan dan renovasi fasilitas kesehatan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan medis sekaligus mengurangi kesenjangan akses kesehatan antarwilayah. Dengan dukungan infrastruktur dan peralatan kesehatan yang lebih modern, diharapkan pelayanan kesehatan di daerah dapat semakin optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat.







