MPR Dorong Kolaborasi Jaga Gerakan Literasi di Tengah Keterbatasan Anggaran Perpusnas

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, pegiat literasi, dan masyarakat untuk mengatasi dampak keterbatasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) agar gerakan literasi nasional tetap berjalan.

Lestari menilai sinergi lintas sektor perlu diwujudkan melalui langkah nyata, mengingat Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) nasional per Maret 2026 masih berada di angka 40,6 atau masuk kategori rendah. Menurutnya, penguatan peran daerah, pemanfaatan Taman Bacaan Masyarakat (TBM), serta peningkatan akses terhadap bahan bacaan bermutu menjadi langkah penting untuk memperluas budaya literasi hingga ke pelosok.

Selain itu, ia juga mendorong kebijakan fiskal yang mendukung dunia perbukuan, seperti penghapusan PPN buku dan pajak kertas. Dorongan tersebut disampaikan menyusul penurunan pagu anggaran Perpusnas tahun 2026 menjadi Rp377,9 miliar dari Rp721,6 miliar pada 2025, yang berdampak pada dihentikannya program pembagian buku gratis ke desa dan taman baca.

  • Related Posts

    Sinergi Tim Pembina Samsat Praya, Jasa Raharja NTB Turut Laksanakan Operasi Gabungan Lombok Tengah

    Mataram – Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara (NTB) Barat bersama Tim Pembina Samsat Praya melaksanakan kegiatan operasi gabungan sebagai upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor,…

    Jasa Raharja dan Unit Kamsel Polres Lampung Tengah Perkuat Sinergi Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

    Lampung Tengah — Jasa Raharja Cabang Kotabumi melalui Tim Samsat Gunung Sugih melaksanakan koordinasi dengan Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Lampung Tengah pada Senin (13/07/2026). Kegiatan tersebut merupakan…