Meutya Hafid Dorong Literasi Digital Ramah Anak pada Hari Anak Nasional

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menjadikan peringatan Hari Anak Nasional 2026 sebagai momentum untuk memperkuat perlindungan anak di ruang digital. Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, pembatasan akses internet saja tidak cukup untuk melindungi anak dari berbagai ancaman digital.

Meutya menekankan pentingnya membangun kecakapan digital yang seimbang dengan kehidupan sosial anak di lingkungan keluarga maupun sekolah. Ia menyebut adaptasi terhadap inovasi teknologi dan penguatan literasi digital menjadi langkah strategis agar anak dapat memanfaatkan teknologi secara aman, sehat, dan bertanggung jawab.

Meski teknologi membawa banyak manfaat bagi pendidikan dan aktivitas sehari-hari, Meutya mengingatkan adanya berbagai risiko seperti gangguan pola tidur, kecanduan media sosial, hingga paparan konten yang tidak sesuai usia. Menurutnya, perubahan perilaku anak sering kali dipengaruhi oleh paparan konten negatif sebelum mereka memiliki kesiapan emosional dan usia yang memadai. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, orang tua, sekolah, dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan ekosistem digital yang ramah dan aman bagi anak.

  • Related Posts

    Istana Benarkan Nanik S. Deyang Diusulkan Jadi Dewan Pengawas BGN

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, untuk tetap berkontribusi sebagai dewan pengawas BGN. Menurut Prasetyo,…

    29 Program Kesejahteraan Prabowo Siap Sasar Masyarakat Miskin hingga Rentan Miskin

    Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menghapus kemiskinan ekstrem melalui 29 program kesejahteraan yang menyasar masyarakat miskin hingga rentan miskin, khususnya kelompok desil 1 sampai desil 4. Kebijakan tersebut dipaparkan dalam…