Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah telah menjalankan 121 kebijakan transformatif dalam 21 bulan masa pemerintahan. Kebijakan tersebut mencakup berbagai sektor strategis untuk menyelesaikan persoalan bangsa yang selama bertahun-tahun belum terselesaikan.
Dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026, Prabowo mengatakan kebijakan tersebut dijalankan dengan tujuan mempercepat perubahan di berbagai bidang. Menurutnya, pemerintah rata-rata mengambil satu kebijakan transformatif dalam waktu sekitar lima hari.
Salah satu kebijakan yang disoroti adalah sektor pangan, khususnya penyederhanaan aturan distribusi pupuk. Prabowo menyebut pemerintah telah menghapus 145 aturan penyaluran pupuk serta menurunkan harga pupuk hingga 20 persen.
Di sektor energi, Prabowo menyampaikan Indonesia telah mencapai swasembada bahan bakar minyak jenis solar melalui penggunaan biodiesel B50 berbasis kelapa sawit. Kebijakan tersebut disebut mampu mengurangi ketergantungan impor sekaligus menghemat devisa negara.
Selain itu, pemerintah juga melanjutkan berbagai program prioritas seperti makanan bergizi, hilirisasi industri, serta bantuan sosial bagi masyarakat.
Prabowo menegaskan berbagai kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat fondasi ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui langkah-langkah strategis.






