Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat pada pembukaan perdagangan Kamis (20/8/2026). Rupiah bergerak naik 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp17.810 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp17.840 per dolar AS.
Penguatan rupiah terjadi di tengah sentimen pasar yang mencermati kondisi ekonomi global serta kebijakan moneter Bank Indonesia (BI). BI sebelumnya mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Agustus 2026.
Analis memperkirakan rupiah masih memiliki peluang melanjutkan penguatan seiring melemahnya dolar AS. Pergerakan rupiah pada perdagangan Kamis diproyeksikan berada dalam kisaran Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS.
Pelaku pasar tetap akan memperhatikan perkembangan ekonomi global, terutama kebijakan bank sentral AS, kondisi pasar keuangan internasional, serta sentimen investasi yang dapat memengaruhi arah pergerakan nilai tukar rupiah.






