Penutupan jalur pendakian Gunung Semeru diumumkan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) setelah terjadi peningkatan aktivitas vulkanik. Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menyatakan bahwa status Gunung Semeru kini telah naik dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) dan akhirnya Level IV (Awas).
Penutupan jalur pendakian tertuang dalam surat resmi Balai Besar TNBTS Nomor: PG.17/T.8/TU/HMS.01.08/B/11/2025. Keputusan ini mengikuti rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), yang menyarankan pengamanan radius 8 km dari kawah dan sektoral 20 km ke arah selatan-tenggara.
Bagi pendaki yang sudah membeli tiket secara daring, dapat melakukan penjadwalan ulang melalui situs resmi bromotenggersemeru.id. Kepala Humas TNBTS, Endrip Wahyutama, menambahkan bahwa kondisi di Ranu Kumbolo masih aman, sehingga para pengunjung tetap bermalam di lokasi untuk menghindari risiko perjalanan malam yang licin dan berbahaya.
Sebanyak 178 orang berada di Ranu Kumbolo, terdiri dari 137 pendaki, 7 pemandu (PPGST), 15 porter, dan beberapa petugas lainnya. Rencana evakuasi dijadwalkan Kamis (20/11/2025) pukul 08.00 WIB, dengan koordinasi penuh antara pemandu dan TNBTS untuk memastikan keselamatan seluruh pendaki.
Dikutip dari antaranews.com






