Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) kembali membuka kegiatan wisata pendakian Gunung Kerinci, Danau Gunung Tujuh, dan Gunung Masurai mulai pertengahan Oktober 2026. Pembukaan ini dilakukan setelah jalur pendakian ditutup sementara sejak 1 September 2026 untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I BBTNKS, David, menjelaskan keputusan tersebut berdasarkan hasil pemantauan bersama dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), pemerintah daerah, relawan, serta pemangku kepentingan terkait. Pemantauan kondisi cuaca, visual gunung, dan potensi kebakaran tidak menemukan indikasi karhutla di kawasan pendakian. Pertimbangan terhadap perekonomian masyarakat sekitar juga menjadi salah satu alasan pembukaan kembali.
Meski sudah dibuka, seluruh pendaki wajib mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dan rekomendasi keselamatan. Pengunjung dilarang melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan, termasuk menyalakan api di kawasan pendakian.
Pendaftaran dan pemesanan tiket dilakukan secara daring. Pengguna Android dapat memakai aplikasi Ayo Ke Taman Nasional, sedangkan pengguna iOS dapat mengakses situs resmi Ayo ke Taman Nasional. Setiap pendaki juga wajib menjalani verifikasi tiket, pemeriksaan administrasi, pembekalan keselamatan, serta pemindaian tiket keluar di pintu pendakian.
BBTNKS akan terus berkoordinasi dan mengevaluasi kondisi kawasan, termasuk memantau titik panas (hotspot) serta aktivitas vulkanis Gunung Kerinci. Sementara itu, penyedia jasa perjalanan, pemandu, dan pelaku usaha wisata diwajibkan memiliki izin resmi melalui sistem Online Single Submission (OSS).






