Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jakarta, Rabu (14/10/2026). Pemerintah menargetkan sekitar 35 ribu koperasi siap beroperasi hingga akhir 2026.
Zulkifli mengatakan, pembentukan koperasi telah diselesaikan dan pembangunan sarana pendukung terus berjalan. Hingga pertengahan Oktober 2026, hampir 29 ribu koperasi disebut telah mencapai tahap kesiapan pembangunan.
Pemerintah juga mempercepat pengisian barang kebutuhan untuk mendukung kegiatan usaha koperasi, antara lain pupuk, gula, minyak goreng, dan gas elpiji. Selain itu, koperasi disiapkan untuk mendukung penyaluran beras bantuan pangan dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dengan tetap menyelesaikan administrasi serta verifikasi data penerima.
Untuk memastikan kesiapan operasional, pemerintah menjadwalkan pemantauan di 107 titik dengan melibatkan 19 menteri, wakil menteri, kepala badan, dan wakil kepala badan, serta sembilan BUMN. Pemeriksaan mencakup ketersediaan barang, kelayakan bangunan, kesiapan manajer, kendaraan pendukung, dan kendala di lapangan.
Pemantauan akan dilakukan selama satu bulan untuk mengevaluasi perkembangan program dan mengidentifikasi persoalan yang perlu segera ditangani. Pemerintah juga menyiapkan pelaporan rutin agar hambatan operasional dapat ditindaklanjuti lebih cepat.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengatakan, ia mendapat tugas memantau empat titik KDKMP di Bandung, Jawa Barat. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sistem operasional, pasokan barang dari BUMN, serta sarana pendukung koperasi siap digunakan.







