Pemerintah Kota Tangerang menggelar deklarasi anti-tawuran bagi pelajar untuk menanamkan nilai perdamaian dan memperkuat karakter generasi muda. Kegiatan ini diikuti 1.000 siswa dari SMP, SMA, dan SMK se-Kota Tangerang dalam rangka memperingati Hari Guru.
Kegiatan ini tidak hanya berupa pembacaan deklarasi, tetapi juga dilengkapi dengan orientasi kebangsaan dan pembekalan karakter. Materi yang diberikan mencakup kepemimpinan, kedisiplinan, antikekerasan, anti-perundungan, dan antipenyalahgunaan narkoba. Pembekalan dilakukan di bawah bimbingan intensif TNI Yonif Mekanis 203/Arya Kemuning.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menekankan bahwa deklarasi anti-tawuran bertujuan menanamkan rasa persaudaraan antar sekolah, menghargai keberagaman, dan memperkuat nilai-nilai Pancasila. Ia juga mengajak pelajar untuk fokus pada prestasi, karya, dan kontribusi positif bagi lingkungan serta bangsa.
Siswa pun menyambut positif kegiatan ini. Malika Zatifah dari SMA Islam Terpadu Al-Husna menyebut pembekalan memberi pengalaman baru dan berkesan, sementara Amron Nur Alamsyah dari SMA Negeri 3 menilai kegiatan ini membentuk karakter, jiwa kepemimpinan, dan menumbuhkan kesadaran untuk menjauhi kekerasan.
Dikutip dari RRI.co.id






