Layanan Internet Gratis Disiapkan untuk Pengungsi Banjir Sumatra, Pemulihan Jaringan Dipercepat

Pemerintah resmi meminta operator seluler menyediakan layanan internet gratis untuk masyarakat terdampak banjir dan longsor di wilayah Sumatra. Kebijakan ini diambil untuk memastikan akses komunikasi tetap berjalan selama masa tanggap darurat, terutama di lokasi pengungsian dan wilayah yang aksesnya terisolasi.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengungkapkan bahwa operator telah menyanggupi penyediaan internet gratis di sejumlah titik kritis seperti posko pengungsian, fasilitas kesehatan, dan kantor pemerintah. Selain itu, warga yang ponselnya rusak atau hilang akibat banjir akan mendapatkan starter pack gratis, termasuk diskon tarif dan perpanjangan masa aktif pulsa.

Menurut Meutya, pemulihan jaringan BTS di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kini menjadi prioritas. Sejumlah BTS sempat terputus akibat banjir besar yang melanda berbagai wilayah Sumatra. Dengan dukungan pasokan listrik dari PLN, pemerintah menargetkan pemulihan jaringan dapat dipercepat.

PLN menargetkan listrik kembali normal pada 4 Desember, sehingga perbaikan infrastruktur oleh operator seluler dapat dilakukan serentak mulai 5 Desember. Saat ini, Aceh mengalami gangguan jaringan hingga 60 persen karena pasokan listrik belum pulih. Pemerintah optimistis pada 5 Desember nanti jaringan di Aceh dapat kembali naik hingga 75 persen.

Dengan sinergi pemerintah, operator, dan PLN, akses komunikasi di wilayah terdampak banjir diharapkan segera pulih untuk mendukung distribusi bantuan dan keselamatan warga.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Optimal Akhir 2026

    Presiden Prabowo Subianto menargetkan sebanyak 30 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat beroperasi secara optimal pada akhir 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi…

    Prabowo Sebut 121 Kebijakan Transformatif Telah Dijalankan Selama 21 Bulan Pemerintahan

    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah telah menjalankan 121 kebijakan transformatif dalam 21 bulan masa pemerintahan. Kebijakan tersebut mencakup berbagai sektor strategis untuk menyelesaikan persoalan bangsa yang selama bertahun-tahun belum…