Harga Referensi CPO Desember 2025 Turun Jadi USD 926,14/MT, BK dan PE Ditetapkan

Jakarta – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menetapkan Harga Referensi CPO Desember 2025 sebesar USD 926,14 per metrik ton (MT), turun 3,9 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat USD 963,75/MT. Penurunan ini dipicu melemahnya harga minyak nabati lain, turunnya permintaan dari negara importir utama seperti India, penguatan dolar AS, dan penurunan harga minyak mentah dunia.

Berdasarkan HR CPO Desember 2025, Bea Keluar (BK) CPO ditetapkan sebesar USD 74/MT, sementara Pungutan Ekspor (PE) CPO dikenakan 10% dari HR, setara USD 92,6142/MT. Perhitungan HR menggunakan harga rata-rata dari Bursa CPO Malaysia dan Bursa CPO Indonesia periode 20 Oktober–19 November 2025.

Selain CPO, HR biji kakao Desember 2025 juga turun menjadi USD 5.977,46/MT, sehingga Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao menurun menjadi USD 5.604/MT. BK dan PE biji kakao masing-masing ditetapkan 7,5 persen.

Penetapan HR dan HPE CPO serta biji kakao bertujuan menjaga keseimbangan pasar dalam negeri dan mendukung ekspor komoditas strategis Indonesia. Produk kayu, kulit, dan getah pinus juga mengalami penyesuaian harga sesuai Kepmendag Nomor 2241 Tahun 2025.

Dikutip dari liputan6.com

  • Related Posts

    Utang Luar Negeri Indonesia Tembus 453,4 Miliar Dolar AS pada Triwulan II 2026

    Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada triwulan II 2026 mencapai 453,4 miliar dolar AS. Angka tersebut meningkat 4,4 persen secara tahunan (year on…

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24 Rp2,676 Juta, Antam Rp2,736 Juta

    Jakarta – Harga emas yang dijual melalui Pegadaian pada Selasa (18/8/2026) tercatat berbeda untuk tiga jenama, yakni Galeri24, Antam, dan UBS. Berdasarkan data Pegadaian yang dikutip pukul 10.34 WIB, harga…