Peringatan Cuaca Ekstrem di Gunung Rinjani NTB: Pendaki Diminta Waspada Jalur Licin dan Longsor

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat mengingatkan pendaki dan pengunjung untuk tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem di akhir 2025. Kepala Pengendali Ekosistem Hutan Balai TNGR NTB, Budi Soesmardi, menjelaskan bahwa jalur naga menuju Pelawangan Sembalun menjadi licin karena curah hujan tinggi, kemiringan topografi, dan struktur tanah berpasir.

Balai TNGR telah mengambil langkah antisipatif, seperti memberi informasi kepada pendaki dan pemandu wisata serta memperbaiki jalur dengan penahan menggunakan karung. Berdasarkan prakiraan BMKG NTB, Pulau Lombok diperkirakan mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang dan potensi petir.

Pendaki disarankan memeriksa prakiraan cuaca, membawa perlengkapan tahan air dan penghangat tubuh, serta mengikuti arahan petugas dan SOP pendakian. Prioritaskan keselamatan daripada pencapaian puncak Gunung Rinjani untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat jalur licin, longsor, atau pohon tumbang.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Jasa Raharja Sumatera Barat Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Terminal Aur Kuning

    Bukittinggi — Jasa Raharja Sumatera Barat terus memperkuat upaya preventif dalam meningkatkan keselamatan transportasi melalui kegiatan Pelayanan Kesehatan (MUKL) yang dilaksanakan di Terminal Aur Kuning, Bukittinggi, Minggu (22/3). Kegiatan ini…

    Terapkan Zero Pending Klaim Jasa Raharja Riau Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Kurang dari 24 Jam

    Pekanbaru – Jasa Raharja Kantor Wilayah Riau bergerak cepat dalam menindaklanjuti kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Senin, 23 Maret 2026 di Jalan Yos Sudarso Km 15, Kecamatan Rumbai Barat,…