Andreas Pareira: Hak Memilih Rakyat Jangan Diambil oleh Elite Politik

PDIP menolak wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD karena dianggap akan merampas hak demokrasi rakyat. Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, menegaskan bahwa masyarakat bisa marah jika hak memilih pemimpinnya diambil oleh elite politik.

Andreas menyebut perubahan sistem pemilihan harus dilakukan dengan hati-hati. Alih-alih menghapus pemilihan langsung, PDIP mendorong perbaikan kualitas sistem tersebut agar demokrasi lebih berkualitas. Ia menekankan prinsip bahwa hak yang telah diberikan kepada rakyat pantang untuk diambil kembali.

Wacana kepala daerah dipilih DPRD kembali mencuat atas usulan Presiden Prabowo Subianto dengan alasan efisiensi anggaran, sehingga dana pilkada bisa dialihkan untuk program sosial, seperti bantuan pendidikan dan pangan. Meskipun isu ini bukan hal baru, PDIP tetap menekankan perlunya fokus memperbaiki sistem pemilihan langsung demi menjaga kepercayaan publik.

Dikutip dari liputan6.com

  • Related Posts

    Tak Ada Konflik, Ade Armando Pilih Keluar dari PSI

    Ade Armando resmi mengundurkan diri dari keanggotaan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui konferensi pers di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (5/5). Ia menegaskan keputusan tersebut diambil bukan karena konflik internal,…

    PKB: Ambang Batas Parlemen Harus Lindungi Suara Rakyat

    Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan belum menetapkan angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold/PT) untuk Pemilu Legislatif 2029, namun menekankan pentingnya perhitungan yang rasional agar tidak menghilangkan suara sah pemilih. Sekretaris…