Mensesneg Usulkan Kajian E-Voting dan E-Rekap untuk Pilkada Lebih Efisien

Jakarta – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan, penerapan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) dan e-rekap dalam Pilkada layak dikaji untuk memperbaiki proses pemilu. Menurut Prasetyo, teknologi tidak hanya bisa digunakan saat pemungutan suara, tetapi juga dalam tahap rekapitulasi hasil suara agar lebih cepat dan efisien.

Sementara itu, PDI Perjuangan menegaskan tetap mendukung Pilkada langsung oleh rakyat untuk menjaga kedaulatan dan legitimasi pemerintahan. Dalam Rakernas I, partai tersebut merekomendasikan penggunaan e-voting, penegakan hukum terhadap pelanggaran pemilu, dan efisiensi biaya politik tanpa mengurangi kualitas demokrasi.

Prasetyo menekankan, pemerintah akan melakukan kajian mendalam agar Pilkada ke depan lebih baik, sedangkan PDI Perjuangan mendorong transformasi teknologi sebagai solusi atas tingginya biaya politik.

Dikutip dari liputan6.com

  • Related Posts

    Zulhas Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali Meski Konflik Timur Tengah

    Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memastikan stok pangan di Indonesia tetap cukup dan harga terjangkau meski terjadi konflik di Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan di Kompleks Parlemen Senayan,…

    Mahfud MD: Pemilu Open Legal Policy, DPR Bebas Tentukan Sistem

    Jakarta – Pakar hukum tata negara Mahfud MD menegaskan pemilihan umum adalah open legal policy, sehingga DPR RI memiliki kebebasan menentukan sistem pemilu ke depannya, baik proporsional terbuka maupun tertutup,…