Menteri PKP Dorong Sinergi Perbankan Perkuat Akses Hunian Layak

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menekankan pentingnya kolaborasi perbankan dalam memperkuat sektor perumahan nasional. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan lembaga keuangan menjadi kunci agar kebijakan perumahan berdampak langsung bagi masyarakat.

Pemerintah terus mendorong kebijakan yang berpihak pada rakyat, termasuk pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), persetujuan bangunan, serta optimalisasi Program Kredit Perumahan (KPP) dan insentif lain untuk memperluas akses hunian layak. Ara juga menekankan edukasi masyarakat agar lebih memahami perbedaan rumah komersial dan program pemerintah, sekaligus meningkatkan perlindungan konsumen.

Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar, menambahkan bahwa KPR Subsidi tetap stabil dan kini mencapai 64% dari total portofolio KPR BTN tahun 2025. BTN juga berencana memperluas jangkauan debitur melalui kerja sama institusi dan korporasi besar, memperkuat koordinasi dengan pemerintah, dan memastikan penyaluran KPR lebih efektif di tahun mendatang.

Kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, perbankan, dan pelaku sektor perumahan diharapkan mampu mewujudkan hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Nuzran Joher Resmi Disetujui DPR Jadi Ketua Ombudsman RI 2026-2031

    Jakarta – Rapat Paripurna DPR menyetujui Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) periode 2026-2031. Nuzran menggantikan Hery Susanto yang diberhentikan tidak dengan hormat setelah terseret kasus dugaan korupsi.…

    Menhan Salurkan 20 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Gempa NTT

    Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyalurkan 20 ton bantuan logistik untuk membantu korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut dikirim menggunakan pesawat angkut A400M dari Lanud…