Permukiman di Semarang Terendam Banjir, Tinggi Air Capai 1,5 Meter

Puluhan permukiman di Kota Semarang, Jawa Tengah, terendam banjir akibat luapan Sungai Babon seiring hujan deras di wilayah hulu, Senin (16/2/2026). Ketinggian genangan sempat mencapai 150 cm atau setinggi dada orang dewasa, namun kini sebagian mulai surut menjadi 20–30 cm.

Banjir melanda Perumahan Argo Residence, Grand Batik Semarang, Grand Permata Tembalang, Perumahan Dinar Indah, serta RW 1 Kelurahan Rowosari. Puluhan hingga ratusan kepala keluarga terdampak, termasuk 200 KK/500 jiwa di Rowosari dan 63 KK/138 jiwa di Grand Permata Tembalang. Sebanyak 18 warga, termasuk enam balita, mengungsi di Masjid Iktifal Al Barokah.

Kepala BPBD Kota Semarang Endro P. Martanto menjelaskan bahwa sistem drainase tidak mampu menampung debit air hujan, ditambah kiriman air dari wilayah atas seperti Ungaran. BPBD masih melakukan monitoring, asesmen, serta pemantauan korban dan wilayah terdampak, dengan kebutuhan mendesak berupa pembersihan lokasi, dukungan logistik, dan air bersih.

Banjir ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan warga dan penanganan drainase di wilayah permukiman untuk mengantisipasi hujan ekstrem susulan.

dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Jasa Raharja Gaspol Opsgab Gakum di Jalan Panembahan Senopati Dorong Pengendara Tertib Pajak

    Yogyakarta — PT Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta bersama stakeholder terkait melaksanakan Operasi Gabungan Pengawasan, Pembinaan, dan Penegakan Hukum (Gakum) terhadap pengendara kendaraan bermotor di Jalan Panembahan Senopati, Yogyakarta,…

    Jasa Raharja Perkuat Gerakan Tertib Pajak, Operasi SIGAP dan Bebas Denda Digelar di Gunungkidul

    Gunungkidul — PT Jasa Raharja terus memperkuat sinergi bersama stakeholder dalam mendorong peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas…