Mataram – Menjelang arus mudik perayaan Idulfitri, berbagai instansi terus meningkatkan koordinasi dan kesiapan guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan selamat. Dalam rangka memberikan informasi yang komprehensif kepada masyarakat, Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat turut hadir sebagai narasumber dalam program dialog di TVRI yang membahas kesiapan mudik Lebaran. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan di bidang transportasi, di antaranya Dinas Perhubungan dan Organisasi Angkutan Darat (Organda), yang bersama-sama memberikan pemaparan terkait langkah-langkah strategis dalam menyambut arus mudik tahun ini.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Jasa Raharja NTB menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Jasa Raharja dalam mendukung keselamatan perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran. Sebagai BUMN yang memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan umum, Jasa Raharja terus berkomitmen untuk hadir memberikan pelayanan terbaik serta memastikan kesiapan sistem pelayanan santunan bagi masyarakat apabila terjadi risiko kecelakaan di jalan raya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa Jasa Raharja NTB telah melakukan berbagai langkah preventif bersama para pemangku kepentingan, mulai dari kegiatan survei jalur mudik, ramp check kendaraan angkutan umum, hingga partisipasi aktif dalam forum koordinasi lintas sektoral. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi kendaraan yang digunakan masyarakat dalam keadaan laik jalan serta memastikan sarana dan prasarana transportasi dalam kondisi optimal guna mendukung kelancaran arus mudik.
Selain itu, Jasa Raharja juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dalam dialog tersebut disampaikan berbagai imbauan kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, serta menjaga kondisi fisik agar tetap prima selama perjalanan mudik. Edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik.
Sementara itu, Dinas Perhubungan dalam kesempatan yang sama memaparkan berbagai langkah teknis yang telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran transportasi selama arus mudik dan arus balik. Hal ini meliputi pengawasan terhadap operasional angkutan umum, pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan, serta peningkatan pelayanan di terminal dan pelabuhan. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan instansi terkait menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem transportasi yang aman dan tertib.
Organda sebagai perwakilan dari operator angkutan umum juga menyampaikan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik. Para pengusaha angkutan diharapkan memastikan kondisi armada yang beroperasi telah memenuhi standar keselamatan, serta memastikan para pengemudi dalam kondisi sehat dan siap melayani masyarakat. Dengan demikian, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi umum dapat terus meningkat.
Melalui kehadiran Jasa Raharja NTB sebagai narasumber dalam dialog publik di TVRI ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai kesiapan berbagai pihak dalam menghadapi arus mudik Lebaran. Sinergi antara Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, Organda, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya diharapkan mampu mewujudkan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat berkumpul bersama keluarga di kampung halaman dengan rasa aman dan penuh kebahagiaan.






