Program MBG Tetap Berjalan, Pemberian Dikurangi Jadi Lima Hari

Jakarta – Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan meski ada kebijakan efisiensi akibat dampak perang di Timur Tengah. Pemberian MBG disesuaikan dari enam hari menjadi lima hari per minggu, namun tetap enam hari untuk wilayah 3T, sekolah berasrama, dan daerah dengan tingkat stunting tinggi.

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI, Hariqo Wibawa Satria, menegaskan pengurangan hari tidak mengurangi kualitas dan kuantitas makanan. Menu MBG tetap menggunakan bahan segar sesuai standar gizi dari Kementerian Kesehatan.

Selain itu, Badan Bergizi Nasional menyesuaikan anggaran dengan mengurangi kegiatan seremonial, perjalanan dinas, dan penggunaan kendaraan pejabat. Pemerintah menekankan masyarakat tetap dapat memberikan kritik membangun untuk evaluasi agar program MBG lebih optimal, sekaligus mendukung transformasi budaya kerja dan hemat energi secara nasional.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Seskab Teddy Silaturahmi Lebaran ke Wapres Gibran, Bahas Isu Terkini

    Teddy Indra Wijaya melakukan silaturahmi Idul Fitri 1447 H dengan Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Kamis malam. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana Lebaran tersebut juga dimanfaatkan…

    Kementerian Kebudayaan Jajaki Kolaborasi dengan Danantara dan Jasa Raharja Hadirkan Museum Film di Kota Tua Jakarta

    Jakarta – Penguatan ekosistem budaya nasional melalui pemanfaatan aset bersejarah terus didorong oleh pemerintah. Berkaitan dengan hal tersebut, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menginisiasi rencana kolaborasi antara Kementerian Kebudayaan,…