Warga di sekitar Gunung Ibu diminta menyiapkan pelindung diri seperti masker dan kacamata untuk mengantisipasi dampak hujan abu usai erupsi yang terjadi pada Rabu (6/5) pagi. Imbauan tersebut disampaikan oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria.
Letusan terjadi sekitar pukul 09.54 WIT dengan tinggi kolom abu mencapai 400 meter di atas puncak atau sekitar 1.725 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang terpantau condong ke arah barat, sehingga berpotensi menyebabkan hujan abu di wilayah sekitar.
Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, aktivitas gunung saat ini berada pada Status Level II atau waspada. Masyarakat dan wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif, serta menjauhi area hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.
Selain itu, warga diimbau tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan selalu mengikuti arahan pemerintah daerah serta berkoordinasi dengan pos pengamatan setempat. Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat juga diminta terus berkomunikasi dengan PVMBG guna memastikan pembaruan informasi aktivitas vulkanik demi keselamatan masyarakat.
Dikutip dari antaranews.com






