Larantuka — Dalam rangka meningkatkan koordinasi lintas instansi serta memperkuat upaya penanganan dan pencegahan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Flores Timur, Muhammad Syahrul Rahmat selaku Penanggung Jawab Jasa Raharja Flores Timur berkolaborasi dengan UPT Penda kabupaten Flores Timur dalam menyelenggarakan kegiatan Forum Keselamatan Lalu Lintas Kabupaten Flores Timur pada Selasa, 12 Mei 2026 bertempat di Kantor Samsat Kabupaten Flores Timur. Kegiatan forum komunikasi ini menjadi sarana strategis bagi instansi terkait untuk melakukan sinergi dan pertukaran informasi dalam rangka meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Flores Timur.
Kegiatan Forum Komunikasi Lalu Lintas tersebut dilaksanakan dengan agenda utama analisa dan evaluasi kejadian kecelakaan lalu lintas periode 2025 di wilayah Kabupaten Flores Timur. Melalui kegiatan ini, para peserta forum melakukan pembahasan terhadap data kecelakaan lalu lintas yang terjadi, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kecelakaan, serta merumuskan langkah-langkah strategis guna menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan di wilayah Kabupaten Flores Timur.
Forum komunikasi ini dihadiri oleh perwakilan instansi terkait yang tergabung dalam Forum Lalu Lintas Kabupaten Flores Timur, antara lain Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Kabupaten Flores Timur, Satlantas Polres Flores Timur, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Flores Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur, dan RSUD larantuka.
Muhammad Syahrul Rahmat selaku Penanggung Jawab Jasa Raharja Flores Timur membuka forum dengan menyampaikan Analisis dan evaluasi data kecelakaan lalu lintas yang ditangani Polres Flores Timur selama periode Januari s.d Desember 2025.
IPTU Roland H. Lay, S.H. Selaku Kasatlantas Polres Flores Timur menyampaikan Pentingnya memelihara kerjasama dan kolaborasi antar stakeholder dalam menekan angka kecelakaan, terutama yang diakibatkan kelalaian pengendara seperti berkendara dalam kecepatan tinggi, menabrak hewan, dan berkendara dalam keadaan mabuk. Kasatlantas beserta jajaran juga berkomitmen senantiasa mengoptimalkan pelayanan berbasis digital baik samsat online, SIM online, maupun pelayanan spkt di Polres Flores Timur
Johannes B. Suban Tukan, SY. MT. Selaku Kepa Dinas PUPR telah merencanakan percepatan perbaikan fasilitas Jalan dengan memperbaik titik kerusakan jalan, menyediakan tempat parkir khusus serta meminimalisir penumpukan material di badan jalan yang dapat menyebabkan kecelakaan.
Maria Goreti Barelinda selaku Kepala Bidang SDK Dinas Kesehatan menyatakan Siap mendukung Polres dan Stakeholder dalam menekan angka kecelakaan dan meminimalisir fatalitas pasca kecelakaan dengan menyediakan pelayanan ambulance 24 jam gratis dan melengkapi fasilitas Rumah Sakit seperti pengadaan CT Scan di RSUD Larantuka.
Maria S. Wangge selaku Kepala Tata Usaha RSUD Larantuka menyampaikan siap mendukung program menekan angka kecelakaan serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada korban kecelakaan baik yang dijamin oleh jasa raharja maupun BPJS.
Yohanes Boro Hali, S.E. selaku Kepala UPTD Penda Kabupaten Flores Timur mendorong pelaksanaan operasi gabungan guna meningkatkan kepatuhan dan kesadaran akan keselamatan dan ketertiban berkendara di kabupaten Flores Timur.
Arham Tokan Selaku Kabid Perhubungan Darat Dinas Perhubungan mengambil langkah preventif berkolaborasi dengan Samsat guna mendata jumlah kendaraan pribadi dan kendaraan umum yang nantinya akan dilakukan penertiban dan sosialisasi kepada kendaraan plat luar yang beroperasi di Flores Timur. Serta mendukung sarana prasarana jalan demi menciptakan budaya patuh berlalulintas.
Seluruh anggota forum telah menyampaikan permasalahan yang terjadi selama 2025 dan memberikan solusi yang komprehensif agar dapat menekan angka kecelakaan di Kabupaten Flores Timur. Kehadiran berbagai unsur instansi tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung upaya peningkatan keselamatan berlalu lintas melalui koordinasi dan kolaborasi lintas sektor.
Melalui pelaksanaan Forum Komunikasi Lalu Lintas ini, diharapkan tercipta langkah-langkah strategis yang terintegrasi antarinstansi dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan di wilayah Kabupaten Flores Timur. Sinergi yang kuat antar instansi diharapkan dapat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan bagi masyarakat.






