Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat mengapresiasi Program Beasiswa Guruku yang digagas Universitas Padjadjaran sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kompetensi guru di Indonesia.
Menurut Atip, guru memiliki peran sentral dalam menentukan kualitas pendidikan nasional. Karena itu, peningkatan kompetensi dan penguasaan materi pembelajaran menjadi faktor penting dalam mewujudkan pendidikan berkualitas.
Ia mengatakan meski mayoritas guru telah memiliki kualifikasi formal D4 atau S1, kemampuan kompetensi masih perlu terus diperkuat, terutama dalam penerapan pembelajaran mendalam atau deep learning yang didukung penguasaan content knowledge.
Program Beasiswa Guruku sendiri difokuskan pada penguatan kompetensi akademik dan kepemimpinan guru. Pemerintah menilai kedua aspek tersebut menjadi fondasi penting untuk menciptakan pendidikan yang berkelanjutan dan berkualitas.
Salah satu penerima beasiswa, Ihwan, guru SDN 1 Bojong Kabupaten Pangandaran, mengaku bersyukur mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan magister melalui program tersebut sebagai langkah untuk terus berkembang menjadi pendidik yang lebih baik.
Sebagai informasi, Program Beasiswa Guruku menyediakan tiga skema pembiayaan, yakni beasiswa penuh 100 persen, beasiswa sebagian 75 persen, dan bantuan pendidikan 50 persen bagi peserta yang diterima di 18 program studi magister di Unpad.
Sumber antaranews.com








