Antisipasi Lonjakan Wisatawan ‘Long Weekend’, Jasa Raharja Kanwil Banten Bersama Ditjen Hubdat Gelar Ramp Check Terpadu di Jalur Anyer

AnyerGuna menekan angka kecelakaan lalu lintas dan menjamin keselamatan pengguna transportasi publik selama periode libur panjang (long weekend), tim gabungan lintas instansi menggelar inspeksi keselamatan kendaraan umum (ramp check) secara proaktif dan terpadu. Operasi gabungan yang diinisiasi oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten Direktorat Jenderal Perhubungan Darat ini dilaksanakan di kantong parkir kawasan wisata strategis Pantai Anyer Ciparay, Kabupaten Serang, pada Kamis 14 Mei 2026.

Langkah preventif ini dihadiri langsung oleh Kepala Sub Bagian Iuran Wajib Jasa Raharja Kanwil Banten, Haris Subekti, didampingi jajaran Tim operasional Samsat Cilegon, serta bersinergi dengan jajaran Kepolisian setempat. Kehadiran tim gabungan ini merespons potensi lonjakan kunjungan armada bus pariwisata yang membawa rombongan wisatawan ke destinasi utama di wilayah Banten menjelang akhir pekan.

Ramp check merupakan instrumen pengawasan mutlak yang dilakukan untuk menguji kelaikan jalan (laik jalan) kendaraan secara berkala dan menyeluruh. Pemeriksaan intensif dalam operasi ini berfokus pada dua aspek utama: validasi aspek teknis fisik kendaraan oleh BPTD Ditjen Hubdat serta verifikasi legalitas jaminan perlindungan dasar bagi penumpang oleh Jasa Raharja.

Dalam pelaksanaan di lapangan, BPTD Kelas II Banten berfokus memastikan kelaikan teknis utama seperti sistem pengereman, kelaikan ban, fungsi sistem pencahayaan, dan kemudi. Sementara itu, keterlibatan aktif Jasa Raharja menjadi poin krusial dalam melakukan verifikasi pemenuhan kewajiban Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) oleh pemilik perusahaan otobus (PO). Sesuai amanat UU No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang, pelunasan IWKBU ini memastikan seluruh penumpang yang menggunakan armada tersebut telah mendapatkan kepastian keterjaminan perlindungan dasar yang sah dari negara.

Kepala Sub Bagian Iuran Wajib Jasa Raharja Banten, Haris Subekti, menjelaskan bahwa kepatuhan operator dalam menyetorkan Iuran Wajib bukan sekadar pemenuhan regulasi administratif, melainkan bentuk tanggung jawab hukum nyata untuk melindungi setiap jiwa dalam perjalanan.

“Kolaborasi terpadu ini memiliki pembagian fungsi yang saling menguatkan di hilir jalur wisata. Mitra dari BPTD Ditjen Hubdat dan Kepolisian memastikan armada bus dalam kondisi prima dan layak operasi secara teknis guna meminimalisir risiko kegagalan mekanis. Di sisi lain, Jasa Raharja memastikan hak perlindungan dasar seluruh penumpang telah terpenuhi secara sah melalui penyetoran IWKBU yang tertib. Keterjaminan inilah yang memberikan rasa tenang bagi masyarakat selama bermobilisasi menikmati liburan,” tegas Haris.

Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut, petugas memeriksa sejumlah armada bus pariwisata yang mayoritas berasal dari luar Provinsi Banten. Selain memberikan teguran serta catatan perbaikan bagi armada yang memiliki kekurangan minor, tim gabungan juga memberikan edukasi langsung kepada para pengemudi mengenai pentingnya penerapan berkendara aman (defensive driving) serta ketertiban administrasi kendaraan.

Melalui sinergi ramp check terpadu ini, PT Jasa Raharja Kanwil Banten bersama instansi terkait berkomitmen penuh untuk menciptakan ekosistem transportasi publik yang berkeselamatan dan menekan fatalitas risiko kecelakaan. Kegiatan rutin ini sekaligus menjadi pengingat tegas bagi seluruh pemilik perusahaan otobus (PO) pariwisata untuk konsisten menjaga standar keselamatan tinggi, tertib melakukan penyetoran IWKBU, dan patuh terhadap regulasi demi keselamatan bersama.

  • Related Posts

    313 KK Terdampak Banjir, Pemkot Semarang Kerahkan Personel ke Wilayah Tugu dan Ngaliyan

    Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat melakukan penanganan darurat pascabanjir yang melanda wilayah Kecamatan Tugu dan Ngaliyan, Jumat (15/5) malam. Fokus utama penanganan diarahkan pada pembersihan material lumpur di jalur Silayur…

    BNPB Laporkan Penanganan Angin Kencang di Klaten dan Karhutla di Nunukan

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan perkembangan penanganan sejumlah bencana di berbagai daerah selama periode 14–15 Mei 2026, termasuk angin kencang di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dan kebakaran hutan serta lahan…