Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Hari Raya Waisak, dan Hari Lahir Pancasila 2026. Selama masa liburan tersebut, ASDP berhasil melayani sebanyak 804.195 penumpang dan 215.110 kendaraan yang menyeberang melalui sejumlah lintasan utama di Indonesia.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan angka tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi penyeberangan sekaligus menjadi indikator keberhasilan perusahaan dalam menjaga kelancaran operasional di tengah peningkatan trafik. Empat pelabuhan utama yang menjadi fokus layanan selama periode tersebut adalah Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk.
ASDP melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan layanan tetap berjalan lancar, mulai dari optimalisasi armada dan fasilitas pelabuhan, penguatan pengendalian operasional, hingga koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut dilakukan guna menjaga arus kendaraan dan penumpang tetap terkendali selama periode puncak perjalanan.
Lonjakan pergerakan masyarakat mulai terlihat sejak 26 Mei 2026, terutama pada lintasan Merak–Bakauheni dan Gilimanuk–Ketapang. Peningkatan trafik kembali terjadi menjelang akhir pekan dan puncak arus balik, dengan jumlah penumpang dan kendaraan mengalami pertumbuhan signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa berbagai strategi turut diterapkan untuk mendukung kelancaran operasional, seperti penerapan delaying system di sejumlah buffer zone, penambahan personel layanan, hingga pembentukan posko mini di titik-titik strategis. Selain itu, implementasi One Gate System di Pelabuhan Merak dinilai efektif dalam mengatur distribusi kendaraan menuju dermaga secara lebih tertib.
ASDP juga terus memperkuat transformasi digital melalui platform Ferizy yang memungkinkan pengguna jasa melakukan pemesanan tiket secara daring. Sistem ini membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih baik sekaligus mendukung pengaturan kedatangan kendaraan ke pelabuhan agar operasional penyeberangan tetap aman, nyaman, dan efisien.
Dikutip dari antaranews.com








