PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 398.642 kendaraan masuk ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selama periode arus balik libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Hari Raya Waisak, dan Hari Lahir Pancasila 2026. Jumlah tersebut tercatat pada periode 31 Mei hingga 1 Juni 2026 dan meningkat 30,52 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
Data tersebut merupakan akumulasi kendaraan yang melintas melalui empat gerbang tol utama menuju Jabodetabek, yakni Gerbang Tol Cikampek Utama dari arah Trans Jawa, Gerbang Tol Kalihurip Utama dari arah Bandung, Gerbang Tol Cikupa dari arah Merak, serta Gerbang Tol Ciawi dari arah Puncak.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa mayoritas kendaraan yang kembali ke Jabodetabek berasal dari arah timur, yakni Trans Jawa dan Bandung, dengan total 205.350 kendaraan atau sekitar 51,5 persen dari keseluruhan volume lalu lintas. Sementara itu, kendaraan dari arah selatan melalui Puncak mencapai 101.751 kendaraan dan dari arah barat melalui Merak sebanyak 91.541 kendaraan.
Jasa Marga juga mencatat puncak arus balik terjadi pada Senin, 1 Juni 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila. Pada hari tersebut, sebanyak 199.349 kendaraan masuk ke Jabodetabek atau meningkat 53,71 persen dibandingkan lalu lintas normal harian.
Kelancaran arus kendaraan selama masa libur panjang didukung oleh berbagai strategi pengaturan lalu lintas yang dilakukan bersama Kepolisian dan Kementerian Perhubungan. Rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan pengaturan situasional diterapkan di sejumlah titik untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang kembali ke wilayah Jabodetabek.
Selain itu, pemantauan kondisi lalu lintas dilakukan secara real time melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC). Jasa Marga juga mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi Travoy yang menyediakan informasi CCTV jalan tol, lokasi rest area, tarif tol, hingga layanan bantuan darurat bagi pengguna jalan.
Dikutip dari antaranews.com








