Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan di Makassar, Sabtu (18/7). Dalam kesempatan tersebut, Bahlil menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi sebagai langkah mengembalikan kejayaan Golkar di Sulawesi Selatan menjelang Pemilu 2029.
Bahlil menjelaskan Musda merupakan forum tertinggi di tingkat daerah yang bertugas mengevaluasi kepengurusan, menyusun program kerja, serta memilih Ketua DPD Partai Golkar. Ia meminta kepengurusan baru segera menuntaskan Musyawarah Cabang (Muscab) di seluruh kabupaten dan kota, lalu melanjutkan konsolidasi hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa.
Dalam sambutannya, Bahlil juga menjelaskan pemberian hak diskresi kepada Ilham Arief Sirajuddin untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulsel merupakan kewenangan Ketua Umum yang diatur dalam AD/ART partai. Menurutnya, pengalaman dan rekam jejak Ilham dinilai mampu memperkuat kembali posisi Golkar di Sulawesi Selatan.
Musda XI Golkar Sulsel semula diikuti dua bakal calon, yakni Ilham Arief Sirajuddin dan Munafri Arifuddin. Namun, setelah Munafri tidak menghadiri Musda, Ilham menjadi calon tunggal dan berpeluang besar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan.








