Banjar SmartHub Jadi Langkah Baru Mendekatkan Layanan Kesamsatan kepada Masyarakat

DENPASAR – Inovasi pelayanan publik tidak selalu harus dimulai dari kantor pelayanan. Lingkungan banjar, yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Bali, juga berpotensi menjadi ruang untuk mendekatkan layanan kepada warga. Gagasan inilah yang mengemuka dalam kegiatan sosialisasi dan pemantapan Program Samsat Banjar melalui Banjar SmartHub di ruang rapat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Operasional PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali, Alwin Bahar, S.H., M.M., bersama Kepala Sub Bagian Sumbangan Wajib dan Humas, Latifa Isnainiah Masyithoh, S.T., M.Sc. Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Inovasi dan Pengelolaan Sistem Informasi Pendapatan Daerah (IPSIPD) Bapenda Provinsi Bali, Putu Mega Indrawan, S.STP., M.A.P., serta dihadiri Kepala UPTD Samsat Jembrana, Dr. Ni Luh Sri Jayaningsih, M.AP., dan kreator program yang merupakan Kelihan Banjar Wanarasri, Jembrana.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari sosialisasi sekaligus pemantapan konsep Program Samsat Banjar melalui Banjar SmartHub. Pembahasan ini menempatkan lingkungan banjar sebagai salah satu unsur penting dalam pengembangan pendekatan pelayanan kesamsatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Kehadiran unsur Bapenda, Samsat, Jasa Raharja, serta penggagas program membuka ruang pembahasan dari berbagai perspektif, mulai dari pengelolaan pendapatan daerah, penyelenggaraan layanan kesamsatan, hingga pendekatan berbasis komunitas. Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi penting dalam menyelaraskan pemahaman mengenai program yang tengah dimatangkan.

Bagi Jasa Raharja, inisiatif seperti Banjar SmartHub relevan dengan upaya mendorong pelayanan publik yang semakin mudah dijangkau. Pendekatan berbasis lingkungan masyarakat juga membuka peluang untuk memperluas penyampaian informasi terkait kewajiban kendaraan bermotor dan layanan kesamsatan.

Kepala Bagian Operasional PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali, Alwin Bahar, S.H., M.M., bersama jajaran mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari dukungan perusahaan terhadap pembahasan inovasi pelayanan kesamsatan. Pemantapan program diharapkan dapat menjadi landasan bagi langkah selanjutnya sesuai dengan peran dan kewenangan masing-masing pemangku kepentingan.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali, Abdillah, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa inovasi pelayanan perlu terus dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta mendorong keterhubungan antarpemangku kepentingan.

“Pemanfaatan lingkungan banjar sebagai bagian dari pendekatan pelayanan merupakan gagasan yang menarik untuk terus dimatangkan. Kami mendukung pembahasan inovasi yang berorientasi pada kemudahan akses masyarakat, dengan tetap memperhatikan kesiapan pelaksanaan, kejelasan mekanisme, serta pembagian peran setiap pihak yang terlibat,” ujar Abdillah.

Jasa Raharja Wilayah Bali akan terus berpartisipasi dalam pembahasan berbagai inovasi pelayanan bersama para pemangku kepentingan. Melalui komunikasi dan pertukaran gagasan yang berkelanjutan, diharapkan inisiatif seperti Program Samsat Banjar melalui Banjar SmartHub dapat dikembangkan secara terarah untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Bali.

  • Related Posts

    Jasa Raharja Kalsel Dukung Kampung Tertib Lalu Lintas, Perkuat Kesadaran Warga dari Lingkungan RT

    Banjarbaru – Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas perlu dimulai dari lingkungan tempat tinggal. Mendukung upaya tersebut, PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Kalimantan Selatan melalui Penanggung Jawab Samsat Banjarbaru,…

    Tim Pembina Samsat Pelaihari Sasar Bajuin Plaza, Sebarluaskan Informasi Diskon Pajak 2026

    Tanah Laut – Dalam rangka mendekatkan informasi layanan kepada masyarakat, Tim Pembina Samsat Pelaihari melaksanakan kegiatan SIGAP Prioritas dengan menyebarluaskan informasi Diskon Pajak Daerah Kalimantan Selatan 2026 kepada warga di…