Banjir di tiga kecamatan di Kota Tangerang, yakni Kunciran, Ciledug, dan Cipondoh, hingga Selasa (5/5) masih belum surut dengan ketinggian air berkisar 70 sentimeter hingga satu meter. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang, ratusan rumah dan akses jalan masih terendam sehingga mengganggu aktivitas warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengatakan tim gabungan bersama relawan telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi dan membantu warga terdampak. Sejumlah warga memilih mengungsi ke musala dan masjid, sementara lainnya bertahan di lantai dua rumah masing-masing.
Petugas juga mengerahkan perahu untuk mendukung mobilitas dan proses evakuasi. Di kawasan Candulan, Kecamatan Cipondoh, sekitar 60 kepala keluarga terpaksa mengungsi akibat genangan air yang masih mencapai satu meter.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyebut banjir yang lebih parah terjadi di Kampung Candulan dengan ketinggian air hingga 1,8 meter dan berdampak pada sekitar 700 kepala keluarga. Banjir dipicu tingginya intensitas hujan serta luapan Kali Bendungan Polor akibat kiriman air dari wilayah hulu.
BPBD terus mengoptimalkan pompa air dan berharap genangan dapat surut jika tidak ada tambahan kiriman air, sembari mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
Dikutip dari RRI.co.id






