Badan Nasional Penanggulangan Bencana memastikan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, telah surut total. Seiring surutnya genangan air, warga mulai kembali beraktivitas dan membersihkan rumah serta lingkungan terdampak banjir.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan genangan yang sebelumnya merendam permukiman dan akses jalan kini telah sepenuhnya surut. Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah Kediri pada Selasa malam.
Hasil kaji cepat BNPB menunjukkan banjir dipicu meningkatnya debit Sungai Harinjing akibat tingginya curah hujan. Kondisi tersebut diperparah oleh pendangkalan saluran air, penyempitan gorong-gorong di beberapa titik, serta jebolnya tanggul sepanjang dua meter sehingga air meluap ke permukiman warga dan jalan desa.
Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Kepung, Kandangan, dan Badas, khususnya di Desa Keling, Desa Karangtengah, dan Desa Krecek. BNPB mencatat sebanyak 129 kepala keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut. Selain merendam 129 rumah warga, banjir juga sempat mengganggu akses mobilitas masyarakat akibat dua ruas jalan desa terendam air.
Dalam penanganannya, BPBD Jawa Timur bersama Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Kediri melakukan asesmen dan koordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat penanganan serta mengantisipasi potensi banjir susulan.
Dikutip dari antaranews.com






