Cadangan Beras Pemerintah 2026 Ditargetkan 4 Juta Ton untuk Stabilitas Pangan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pemerintah menargetkan cadangan beras pemerintah (CBP) pada 2026 sebesar 4 juta ton, naik dari sebelumnya 3 juta ton. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta mempercepat distribusi bantuan pangan bagi masyarakat.

Zulhas menekankan peran Perum Bulog sebagai penopang utama stabilisasi pangan nasional yang efektif, adil, dan berkelanjutan. Bulog bertugas menjaga harga gabah di tingkat petani melalui serapan hasil panen yang konsisten, terbukti dengan harga gabah saat ini mencapai Rp6.500 per kilogram.

Realisasi pengadaan beras dalam negeri oleh Bulog sepanjang 2025 mencapai 3,435 juta ton, melampaui 114,5 persen dari target 3 juta ton, tanpa tambahan impor beras. Dengan cadangan beras pemerintah 4 juta ton, pemerintah optimistis Bulog memiliki ruang lebih besar untuk menstabilkan pasokan, menjaga harga, serta melindungi kepentingan petani dan konsumen secara berkelanjutan.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Impor BBM 2026-2027 Dikawal Jamintel, Pertamina Patra Niaga Perkuat Tata Kelola

    PT Pertamina Patra Niaga menggandeng Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI untuk mengawal transparansi pengadaan impor BBM, minyak mentah, dan LPG periode 2026-2027. Kerja sama tersebut ditandai…

    Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS pada Pembukaan Perdagangan Kamis

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat pada pembukaan perdagangan Kamis (20/8/2026). Rupiah bergerak naik 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp17.810 per dolar AS dibandingkan…