Harga Perak 2025 Naik 158%, Catat Rekor Tertinggi USD 80 per Ons

Harga perak 2025 menunjukkan fluktuasi signifikan, mencatat kenaikan tahunan hingga 158% dan sempat mencapai rekor tertinggi USD 80 per ons. Meskipun mengalami koreksi hingga 8,7% pada perdagangan Senin, harga perak tetap mencatat pertumbuhan luar biasa dibanding awal 2025 di sekitar USD 20 per ons.

Lonjakan harga didorong oleh sejumlah faktor, antara lain fungsinya sebagai aset lindung nilai (safe haven) di tengah ketegangan geopolitik, defisit AS yang meningkat, melemahnya dolar AS, serta permintaan industri yang kuat untuk panel surya, pusat data, dan kendaraan listrik.

CEO KKM Financial, Jeff Kilburg, menyebut koreksi harga akibat aksi ambil untung (profit taking) dan strategi tax-loss harvesting menjelang akhir tahun, namun tren positif diperkirakan berlanjut pada 2026 dengan potensi harga perak menembus USD 90–100 per ons. Kinerja perak tahun ini bahkan mengungguli emas, yang naik lebih dari 60%, menegaskan perak sebagai aset komoditas unggulan sepanjang 2025.

Dikutip dari liputan6.com

  • Related Posts

    Impor BBM 2026-2027 Dikawal Jamintel, Pertamina Patra Niaga Perkuat Tata Kelola

    PT Pertamina Patra Niaga menggandeng Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI untuk mengawal transparansi pengadaan impor BBM, minyak mentah, dan LPG periode 2026-2027. Kerja sama tersebut ditandai…

    Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS pada Pembukaan Perdagangan Kamis

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat pada pembukaan perdagangan Kamis (20/8/2026). Rupiah bergerak naik 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp17.810 per dolar AS dibandingkan…