Dukung Transportasi Ramah Lingkungan, Pemkot Bekasi Resmikan SPKLU Center

Pemerintah Kota Bekasi menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik sebagai bagian dari pengembangan energi bersih dan ramah lingkungan. Dukungan tersebut ditandai dengan peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center PLN UP3 Bekasi oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Selasa (6/1/2026).

Tri Adhianto mengapresiasi PLN UP3 Bekasi atas kontribusinya dalam menghadirkan infrastruktur kendaraan listrik. Menurutnya, pembangunan SPKLU sejalan dengan upaya Pemkot Bekasi menekan emisi karbon serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Kehadiran SPKLU diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk beralih ke transportasi ramah lingkungan.

Ia menegaskan, pengembangan SPKLU bukan sekadar penyediaan fasilitas, tetapi bagian dari transformasi Kota Bekasi menuju kota modern dan adaptif terhadap perubahan. Pemkot Bekasi berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PLN, untuk memperluas ekosistem kendaraan listrik.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Bekasi Firman Sodikin menyatakan SPKLU Center ini merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung kendaraan listrik. Ke depan, PLN berencana menambah SPKLU Center di sejumlah lokasi strategis, termasuk Summarecon Bekasi yang ditargetkan beroperasi pada Februari atau Maret 2026. SPKLU Center PLN UP3 Bekasi berlokasi di Kantor PLN UP3 Bekasi, Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, dan menjadi fasilitas SPKLU terlengkap di Kota Bekasi.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Perkuat Keselamatan Jalan, Jasa Raharja Riau Gelar Diklat Pengemudi Angkutan Umum

    Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi dan menekan angka kecelakaan di jalan raya, Jasa Raharja Kanwil Riau, mengadakan kegiatan Diklat Pengemudi Angkutan Umum Penumpang Tahun 2026. Acara tersebut…

    Sejumlah Kantor Pemerintahan di Puncak Papua Tengah Dibakar Massa Usai Penyaluran Dana Desa

    Sejumlah kantor pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dibakar massa pada Selasa (11/8/2026) malam. Aksi tersebut terjadi setelah berlangsungnya proses penyaluran Dana Desa tahap I reguler tahun 2026.…