Jember – Upaya menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas dan mengenalkan peran negara dalam perlindungan kecelakaan terus digencarkan oleh Jasa Raharja Cabang Jember. Kali ini, giliran civitas akademika Program Studi Usaha Perjalanan Wisata Kampus Vokasi Universitas Jember (UNEJ) yang mendapatkan sosialisasi langsung mengenai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Jasa Raharja serta edukasi keselamatan jalan raya.
Sosialisasi yang dihadiri oleh jajaran dosen dan puluhan mahasiswa ini berlangsung interaktif dan dinamis. Suasana ruang kelas tampak hidup berkat partisipasi aktif para mahasiswa. Tidak sekadar mendengarkan pemaparan materi, para peserta juga terlibat langsung dalam sesi diskusi, tanya jawab, hingga berbagi pengalaman terkait aktivitas transportasi dan peran Jasa Raharja sebagai perusahaan asuransi sosial milik negara.
Materi utama dalam kegiatan ini disampaikan langsung oleh Kepala Jasa Raharja Cabang Jember, Buntaran. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman generasi muda mengenai hak dan kewajiban mereka di jalan raya. “Jasa Raharja hadir untuk memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang angkutan umum. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan para mahasiswa paham betul alur keterjaminan dan perlindungan dasar yang mereka miliki. Di sisi lain, kami juga mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadi pelopor keselamatan, selalu waspada, dan mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di jalan,” ujar Buntaran.
Apresiasi tinggi datang dari pihak kepemimpinan kampus. Pandu, salah satu dosen Vokasi UNEJ, menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini sangat krusial bagi mahasiswa, terutama mereka yang mendalami bidang usaha perjalanan wisata yang nantinya akan sangat akrab dengan industri transportasi. “Kami sangat mengapresiasi langkah aktif dari Jasa Raharja Cabang Jember. Ini adalah pelajaran yang sangat berharga di luar jam kuliah formal. Mahasiswa kami tidak hanya mendapatkan wawasan regulasi dari sisi hukum perlindungan, tetapi juga disadarkan betapa pentingnya menjaga nyawa di jalan raya demi masa depan mereka,” ungkap Pandu.
Semoga kegiatan ini dapat membentuk karakter generasi muda, khususnya mahasiswa Universitas Jember, yang lebih peduli, responsif, dan taat pada peraturan lalu lintas. Diharapkan, para mahasiswa mampu menyebarluaskan informasi positif ini kepada keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Jember dapat ditekan secara signifikan melalui sinergi edukasi yang berkelanjutan.






