Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Senin (14/9/2026) siang. Erupsi terjadi pada pukul 11.55 WIT dengan kolom abu mencapai 400 meter di atas puncak.
Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan bergerak condong ke arah timur laut. Saat ini, Gunung Ibu masih berada pada status Level II atau Waspada.
Badan Geologi merekomendasikan masyarakat dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. Larangan juga berlaku pada perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara.
Berdasarkan analisis citra satelit Himawari-9 oleh BMKG, sebaran debu vulkanik terdeteksi hingga sebagian wilayah Halmahera Barat, Halmahera Utara, dan Teluk Kao.
Masyarakat yang berada di wilayah terdampak hujan abu diimbau menggunakan masker dan kacamata untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan. Pemerintah daerah juga diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ibu dan PVMBG serta mengimbau warga mengikuti informasi dari kanal resmi.





