ID FOOD Perluas Jaringan Warung Pangan, Bantu Kendalikan Harga di Pasar Tradisional

Pemerintah memperkuat peran lebih dari 27 ribu mitra Warung Pangan sebagai instrumen utama menjaga stabilitas harga pangan, khususnya di pasar tradisional. Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan pemanfaatan jaringan warung yang telah tersebar di berbagai daerah dinilai lebih efektif dibanding operasi pasar sementara karena mampu memperpendek rantai distribusi dan memperluas akses pasokan bagi pedagang.

Melalui ID FOOD sebagai BUMN holding pangan, pemerintah mendorong perluasan jaringan Warung Pangan untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga berbagai komoditas, termasuk yang berpengaruh terhadap inflasi. Mitra Warung Pangan memperoleh pasokan dengan harga tertentu dan berkomitmen menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo mengatakan penguatan kemitraan ini bertujuan memastikan pasokan pangan tetap tersedia dengan harga yang kompetitif bagi masyarakat. Saat ini, layanan Warung Pangan telah hadir di 108 kota dengan 28.438 mitra serta menawarkan 425 produk pangan melalui aplikasi yang dapat diakses pelaku UMKM di Android maupun iOS.

  • Related Posts

    MAMI Kelola Dana Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Pangsa Pasar Capai 12,5 Persen

    PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) mencatatkan total dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) sebesar Rp125 triliun hingga Juni 2026. Nilai tersebut memberikan pangsa pasar sebesar 12,5 persen di…

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, dan UBS Kompak Stabil

    Harga emas di Pegadaian pada Senin (20/7) menunjukkan produk Galeri24, Antam, dan UBS masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk berinvestasi. Berdasarkan pembaruan pukul 10.31 WIB, harga emas Galeri24 dibanderol Rp2.578.000…