Garut — Dalam rangka memperkuat sinergi dengan stakeholder serta mendukung upaya peningkatan keselamatan berlalu lintas, PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya melaksanakan kegiatan koordinasi dengan Kepala Bidang Lalu Lintas Kabupaten Garut pada Selasa, 11/08/2026, bertempat di Dinas Perhubungan, Kabupaten Garut.
Kegiatan koordinasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait dalam rangka menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Jasa Raharja bersama Kabid Lalu Lintas Kabupaten Garut membahas sejumlah hal strategis yang berkaitan dengan kondisi lalu lintas di wilayah Kabupaten Garut, potensi risiko kecelakaan lalu lintas, serta langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan secara bersama-sama untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Nia Purnamasari, selaku PJ Samsat Garut PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya, menyampaikan bahwa koordinasi dengan stakeholder lalu lintas menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas.
“Jasa Raharja tidak hanya hadir ketika terjadi kecelakaan lalu lintas, tetapi juga memiliki komitmen untuk turut berperan dalam upaya pencegahan kecelakaan. Untuk itu, sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait menjadi sangat penting agar langkah-langkah preventif dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkesinambungan,” ujar Nia Purnamasari.
Menurutnya, keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam pengelolaan dan rekayasa lalu lintas, sementara Jasa Raharja memiliki peran dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.
Oleh karena itu, melalui kegiatan koordinasi tersebut, Jasa Raharja berupaya memperkuat komunikasi dan pertukaran informasi dengan pihak terkait, khususnya mengenai kondisi lalu lintas serta berbagai faktor yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan di wilayah Kabupaten Garut.
Salah satu fokus pembahasan dalam kegiatan tersebut adalah pentingnya pemetaan terhadap titik-titik atau ruas jalan yang memiliki potensi risiko kecelakaan lalu lintas. Informasi mengenai karakteristik wilayah, kondisi jalan, kepadatan lalu lintas, aktivitas masyarakat, serta pola kecelakaan menjadi hal penting dalam menentukan langkah pencegahan yang tepat.
Jasa Raharja juga mendorong adanya kolaborasi dalam pelaksanaan berbagai kegiatan keselamatan lalu lintas, baik melalui edukasi kepada masyarakat maupun langkah-langkah preventif di lapangan.
Edukasi keselamatan dinilai menjadi salah satu aspek penting, mengingat faktor manusia masih menjadi salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas. Kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, menjaga kondisi kendaraan, serta menghindari perilaku berkendara yang berisiko perlu terus ditingkatkan.
Selain itu, koordinasi juga diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pemanfaatan data dan informasi terkait kecelakaan lalu lintas. Data tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bersama untuk menentukan langkah strategis dalam rangka menekan potensi kecelakaan di wilayah Kabupaten Garut.
Dalam kesempatan tersebut, Kabid Lalu Lintas Kabupaten Garut, Asep Ridwan, menyambut baik kegiatan koordinasi yang dilakukan oleh Jasa Raharja. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga merupakan bagian penting dalam mewujudkan sistem transportasi dan lalu lintas yang aman serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Kami menyambut baik koordinasi yang dilakukan Jasa Raharja. Keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, Jasa Raharja, Kepolisian, serta seluruh stakeholder terkait. Dengan koordinasi yang baik, berbagai potensi permasalahan lalu lintas dapat kita identifikasi dan tindak lanjuti bersama,” ungkap Asep Ridwan.
Lebih lanjut, sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan koordinasi, tetapi dapat diwujudkan dalam berbagai program dan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Jasa Raharja juga terus mendorong penguatan kolaborasi dengan stakeholder melalui kegiatan yang bersifat promotif dan preventif, termasuk sosialisasi keselamatan lalu lintas, edukasi kepada komunitas maupun pengguna jalan, serta koordinasi dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap ketentuan lalu lintas.
Sebagai perusahaan yang mendapatkan amanah untuk memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan santunan kepada korban kecelakaan, tetapi juga melalui berbagai upaya preventif yang bertujuan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Melalui sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Garut dan stakeholder lalu lintas, Jasa Raharja berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang semakin aman dan berkeselamatan.
Nia Purnamari menambahkan bahwa kolaborasi dengan stakeholder akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya Jasa Raharja untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
“Kami berharap koordinasi ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi yang berkelanjutan. Jasa Raharja siap mendukung berbagai upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas dan memberikan perlindungan yang optimal kepada masyarakat,” tambahnya.
Dengan adanya koordinasi ini, PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bersinergi bersama pemerintah daerah serta stakeholder terkait dalam mewujudkan keselamatan lalu lintas. Ke depan, Jasa Raharja akan terus memperkuat koordinasi, komunikasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan. Upaya tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap penurunan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam setiap perjalanan.





