Kemenbud Ajukan Tempe Jadi Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO 2026

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) resmi mengajukan tempe sebagai Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO. Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menegaskan tempe memiliki nilai budaya, ilmu, dan kesehatan yang selaras dengan tren global clean eating dan vegan.

Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D. Retno Astuti, menyampaikan bahwa tempe sedang dikaji UNESCO dan diharapkan disahkan pada 2026 sebagai warisan budaya ke-17 Indonesia. Setelah diinskripsi, produk tempe akan diberi label resmi sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO.

Selain sebagai makanan, tempe juga dianggap sebagai pengetahuan lokal yang bisa diterapkan secara global. Ragam olahan tempe ke depan diperkirakan akan semakin beragam, termasuk inovasi seperti jus tempe dan olahan kreatif lainnya.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Kemenag Gelar Sidang Isbat 19 Maret Tentukan Lebaran 2026

    Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Idul Fitri 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 Hijriah. Sidang digelar di…

    Seskab Paparkan Renovasi 16 Ribu Sekolah dan 218 Jembatan

    Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memaparkan capaian pemerintah, termasuk renovasi lebih dari 16 ribu sekolah dan pembangunan 218 jembatan dalam 2,5 bulan, saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana…