Pemerintah Presiden Prabowo Subianto berhasil mencapai realisasi lebih dari 99% dalam Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti melaporkan bahwa dari 16.175 satuan pendidikan yang direncanakan, sebanyak 16.156 unit telah dalam proses pembangunan atau renovasi.
Program revitalisasi ini mencakup pembangunan sekolah baru, renovasi sekolah terdampak bencana, penguatan sarana pendukung pembelajaran, serta digitalisasi untuk mendukung proses belajar mengajar. Khusus untuk sekolah luar biasa (SLB), serapan anggaran telah mencapai 99,81%, sementara secara keseluruhan mencapai 99,34%.
Kemendikdasmen juga menyalurkan bantuan pendidikan untuk sekolah terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan meliputi tenda ruang kelas darurat, school kit, bingkisan anak, buku teks dan nonteks, serta tunjangan khusus guru senilai total Rp39,6 miliar untuk sekitar 16.500 guru.
Aktivitas belajar mengajar di wilayah terdampak bencana kini mulai pulih. Beberapa kabupaten di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sudah melaksanakan pembelajaran secara penuh, sementara beberapa sekolah masih menyesuaikan jadwal hingga kondisi normal kembali.
Program revitalisasi ini menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat fasilitas, dan memastikan akses belajar yang optimal bagi seluruh siswa di Indonesia.
Dikutip dari RRI.co.id








