Mentan Ganti Tanaman Hortikultura di Cisarua dengan Tanaman Berakar Kuat

Bandung Barat – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan pemerintah akan mengubah pola tanam di wilayah rawan longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Tanaman hortikultura di daerah dengan kemiringan 20–45 derajat akan diganti dengan tanaman perkebunan berakar kuat, seperti kelapa, kopi, dan alpukat, untuk menahan tanah dan mencegah erosi.

Amran menegaskan, langkah ini penting agar longsor seperti yang menimpa Desa Pasirlangu tidak terulang. Pemerintah akan menata ulang lahan, memprioritaskan tanaman perkebunan yang memiliki sistem perakaran lebih dalam. Sementara itu, hortikultura tetap dapat ditanam secara sela hingga komoditas utama perkebunan mulai produktif, sehingga pendapatan petani tetap terjaga.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden terkait pengembangan tanaman perkebunan nasional seluas 870 ribu hektare, khususnya di daerah rawan bencana. Pemerintah pusat dan daerah akan berkoordinasi untuk menetapkan usulan dan alokasi anggaran, memastikan program berjalan cepat dan efektif.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menambahkan bahwa alih fungsi lahan menjadi salah satu faktor pemicu longsor di wilayah Cisarua, sehingga perubahan pola tanam menjadi solusi mitigasi jangka panjang.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Nuzran Joher Resmi Disetujui DPR Jadi Ketua Ombudsman RI 2026-2031

    Jakarta – Rapat Paripurna DPR menyetujui Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) periode 2026-2031. Nuzran menggantikan Hery Susanto yang diberhentikan tidak dengan hormat setelah terseret kasus dugaan korupsi.…

    Menhan Salurkan 20 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Gempa NTT

    Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyalurkan 20 ton bantuan logistik untuk membantu korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut dikirim menggunakan pesawat angkut A400M dari Lanud…